26 tahun sudah dia berjalan diantara kebaikan dan kejahatan, diantara caci maki dan sumpah-serapah, diantara paradigma kuno dan modern, diantara firqoh-firqoh dan ideologi-ideologi Fasis, Marxist, Atheis, NU, Muhammadiyah, Persis, Salaf, dsb. Mencari hakikat kebenaran keberadaan Tuhan, hakikat penciptaan jagad raya, hakikat kebenaran kehidupan setelah mati. Dia melihat banyak peradaban diambang kehancuran, dia melihat banyak budaya yang semakin jauh dari nilai-nilai aslinya, dia melihat banyak kemunafikan didalam hidup, dia melihat banyak hadirnya kaum tiran pemuja harta, dan kaum hipokrit yang dari mulutnya hanya keluar kata-kata sampah.
Dia saksikan banyaknya pembunuhan, pembantaian bocah-bocah, terpisahnya kaum Ibu dari anak2nya, dan tangis mereka yang kelaparan. Namun dibelahan lain sisi dunia, dunia keparat metropolis ia saksikan anak2 yang senang menghamburkan harta orang tuanya, anak2 yang tanpa sadar telah menempatkan dirinya sebagai martir setan dengan jalan mengkonsumsi narkotika.
Namun, sekali lagi ia tak berdaya, tak mampu berkata apa2. Untuk yang kesekian kali ia sandarkan tubuhnya sesaat dalam pelukan perempuan malam. Diantara gubuk2 reot, diantara irama melayu ia terbangkan rasa. Meski ia tahu ini adalah salah-satu bentuk kelemahannya, namun saat ini ia percaya bahwa bercinta dengan lonte2 itu dapat menghilangkan penatnya.
Ia tidak percaya atas keberadaan cinta konservatif sepasang anak manusia, hubungan itu hanya akan melahirkan rasa perih, rasa curiga, rasa benci, rasa dibohongi, membuat sakit mereka yang menjalaninya. Dia lebih menyenagi suatu hubungan yang tidak saling menyakitkan, suatu hubungan yang abadi, suatu hubungan yang sarat dengan kasih sayang tanpa deklarasi, suatu hubungan tak berbatas.
Aku Anton Patirajawane akan menemanimu menjalani hidup yang damai, kehidupan yang akan menjadi legenda peradaban baru. Mari kita hadapi rasa pahit dari kehidupan bersama, apresiasikan saja rasa cinta dan kasih sayang yang sesungguhnya pada semua orang tanpa adanya batasan-batasan antara kau dan aku.
Batavia 10082007