Feeds:
Posts
Comments

The Last Port of Love

Gadis manis yang dari matanya terpancar cahaya surga

Disini aku berlari membentang rona mega

Dilaut tak bernama kubentangkan layar

Kuarahkan kapal menuju dermaga cintamu saja

Hatiku rawan menantang hidup

Namun tetap mesti bertambat juga

Gadisku, ikat saja aku dengan tali cintamu

Peluk erat dengan segenap rasa di jiwa

Aku hanya ingin hidup damai

Hingga batas penghabisan

Dalam hangat peluk dan lubang mekimu

-Batavia 27052008-

Bandung 2002

stbandung011.jpg

Di stasiun ini kucoba gapai cintamu, DYG aku pernah ingin benar padamu menyelami kedalaman indah tubuh dan jiwamu, hingga ke Kota Kembang kupacu langkahku. Senja itu kereta Parahiangan Express membawa raga dan jiwa kita kembali ke kota Jakarta hingga pada satu ketika perih luka itu semakin menekan. DYG sungguh aku tak mampu lg menangis, hanya digubuk-gubuk reot lokalisasi kelas teri aku dapat menari dan bernyanyi, duka yg ada kian bertahta, ingin rasanya kuludahi wajahmu untuk kupeluk, bayang wajahmu kerap kali menghantui hingga kini. FUCK OFF, ASSHOLE !!!!!
View Larger Map

Ini Aku

26 tahun sudah dia berjalan diantara kebaikan dan kejahatan, diantara caci maki dan sumpah-serapah, diantara paradigma kuno dan modern, diantara firqoh-firqoh dan ideologi-ideologi Fasis, Marxist, Atheis, NU, Muhammadiyah, Persis, Salaf, dsb. Mencari hakikat kebenaran keberadaan Tuhan, hakikat penciptaan jagad raya, hakikat kebenaran kehidupan setelah mati. Dia melihat banyak peradaban diambang kehancuran, dia melihat banyak budaya yang semakin jauh dari nilai-nilai aslinya, dia melihat banyak kemunafikan didalam hidup, dia melihat banyak hadirnya kaum tiran pemuja harta, dan kaum hipokrit yang dari mulutnya hanya keluar kata-kata sampah.

Dia saksikan banyaknya pembunuhan, pembantaian bocah-bocah, terpisahnya kaum Ibu dari anak2nya, dan tangis mereka yang kelaparan. Namun dibelahan lain sisi dunia, dunia keparat metropolis ia saksikan anak2 yang senang menghamburkan harta orang tuanya, anak2 yang tanpa sadar telah menempatkan dirinya sebagai martir setan dengan jalan mengkonsumsi narkotika.

Namun, sekali lagi ia tak berdaya, tak mampu berkata apa2. Untuk yang kesekian kali ia sandarkan tubuhnya sesaat dalam pelukan perempuan malam. Diantara gubuk2 reot, diantara irama melayu ia terbangkan rasa. Meski ia tahu ini adalah salah-satu bentuk kelemahannya, namun saat ini ia percaya bahwa bercinta dengan lonte2 itu dapat menghilangkan penatnya.

Ia tidak percaya atas keberadaan cinta konservatif sepasang anak manusia, hubungan itu hanya akan melahirkan rasa perih, rasa curiga, rasa benci, rasa dibohongi, membuat sakit mereka yang menjalaninya. Dia lebih menyenagi suatu hubungan yang tidak saling menyakitkan, suatu hubungan yang abadi, suatu hubungan yang sarat dengan kasih sayang tanpa deklarasi, suatu hubungan tak berbatas.

Aku Anton Patirajawane akan menemanimu menjalani hidup yang damai, kehidupan yang akan menjadi legenda peradaban baru. Mari kita hadapi rasa pahit dari kehidupan bersama, apresiasikan saja rasa cinta dan kasih sayang yang sesungguhnya pada semua orang tanpa adanya batasan-batasan antara kau dan aku.

Batavia 10082007

Lagi Pengen

Sekian lama mengembara

Kuputuskan untuk kembali pulang

Aku rindu pada gadisku

Kasihan dia, sepi dapat membuatnya beku

karna terlalu lama menunggu

Diluar sana banyak sekali lonte yang menggoda

yeah…, sesekali kusikat juga

tapi apa yang kurasa tak pernah sama,

tak sebanding dengan gadis yang kupuja

gadis yang ku kejar 1000 km/jam demi menggapai cintanya

Aku rindu kepada belaian, kepada cinta, kepada jiwa, kepada raga, kepada cumbu, kepada bibir, kepada senyum, kepada hidung, kepada mata, kepada dada, kepada pantat, kepada lubang Mekimu A……………ku rindu !

Yeah… kepada segala hal yang selama ini kau persembahkan padaku.

Dik, Abang pulang

Mari ke pembaringan

Abang sudah tak tahan

Aku ingin ngentot !

Batavia 01072004

Kepada DYG

ShipKetika rasa itu sirna

Jangan salahkan siapa-siapa

Aku masih saja mengembara

Tak bisa lama bersama


Aku besar dari caci maki dan sumpah serapah

Tak dapat berjanji apa-apa

Hanya mampu mengarungi samudra

Mengelilingi nusantara


Esok kan kau kenakan gaun pengantinmu

Gadis manis jangan menangis

Gembiralah seperti gadis surga

Hari mu kini telah tiba


Aku yang masih saja terdampar di trotoar

Esok kan antar serangkai bunga liar

Kupersembahkan diatas pelaminanmu

Gadis manis jangan menangis

Gembiralah seperti gadis surga

Kelak kau akan beranak dan bahagia

Sedang aku, aku akan terus berlayar

Ketimur, kebarat, keutara, dan keselatan

Hingga batas penghabisan


Gadis manis yang dari matanya terpancar cahaya surga

Aku besar atas caci maki dan sumpah serapah

Aku anak yang selalu saja resah

Langkahku diantara kebaikan dan kejahatan berjalan

Hari ini telah sempurna jiwamu merasuk kedalam dada

Layar telah kubentangkan

Gadis manis SELAMAT TINGGAL !

The Soul Labyrinth

Dibawah cahaya purnama

Gadis manis bermata merah menari bersama

Sinar mata yang membakar seisi ruang

Memecah heningnya malam di Ubud


Tarian orang gila !

Tarian orang-orang gelisah !

Tapi aku suka !

Gadis manis, ku persembahkan lukisan terakhirku

“The Soul Labyrinth”

Kusertakan beberapa bait sajak terakhir di atas permukaan Labyrinth

Malam ini adalah malam penghabisan.

Nobody knows of my sorrow, my empty soul



Under The full moon light

Sweet girl with an red-eyes ball dancing with

The light of an eyes which burning whole space

Breaking silent night in Ubud


An Insane dance !

A dancing of restless persons !

But I loved it !

Sweet girl’s, I dedicated my last painting for you

“ The Soul Labyrinth “

I wrote several lines of my last poem on the top of Labyrinth canvas

Tonight is the end of the night

Nobody knows of my sorrow, my empty soul.

November 2004

Kemarin kutelfon dia dari wartel di kampus, maksud hati ingin bertemu, kangen berat kurasa. Kutannya kapan dia ada waktu, ingin rasanya ku ajak dia ngelunch sambil bercengkrama bercerita kisah lalu, hari ini, dan esok. Tahu apa jawabnya? “Sorry An’ aku ngga’ ada waktu !”

Bah !, Ma’dirodok gadis ini, cepat sekali dia lupakan aku

Rp.8000 amblas

Hatiku tergilas

Dasar setan alas !!!

Kepada DYG yang hatiku hancur karenanya.

Fuck Off

Timeless

Kita seperti anjing diburu,

Diburu oleh sang waktu,

Terkadang hari terasa akan jadi malam,

Membuat kapal-kapal di dermaga menjadi karam.

Cintaku, malam ini malam purnama di Uluwatu,

Aku menatap mega tak henti-henti terbayang wajahmu,

Deru ombak laut selatan menampar tebing-tebing Pura ini,

Aku rindu pada malam kita di peraduan.

The Abyss

Kugapai cintamu 1000 km/jam

Dibawah langit senja kota Jakarta

Kutembus khatulistiwa berbalut cahaya purnama

Berlumur darah kerinduan kelam yang dalam

Wahai gadis bertudung sutra jingga

Aku berjelaga membentang rona mega

Kapal tak sampai berlabuh di dermaga

Porak-poranda oleh deru ombak di laut Banda

Wahai cinta yang menyisakan perih

Kini aku berjalan tertatih letih

Nasib waktu akan mengantarmu merapat kembali

Sejarah kita telah menjadi kisah yang membatu di Bekasi

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.